Rabu, 01 Februari 2017

Keunikan Kentrung yang Diperagakan Anak-Anak

 Kreasinya Unik, Mengundang Gelak Tama Penonton



KENTRUNG adalah seni Bondowoso. Biasanya, kesenian kentrung in diperagakan oleh orang dewasa. Namun Group Apresiasi Seni (GAS) Bondowoso membuat warna warni lain. Kentrung itu dimainkan oleh anak-anak.

SHOLIKHUL HUDA

GELAK tawa mewarnai aula Pendapa Kabupaten waktu lalu. Salah satu penonton saat itu adalah Bupati Amin Said Husni. Tawa itu datang dari penampilan anak-anak yang tengah memperagakan aksi keseninan Kentrung. Menariknya, Kentrung itu dilakukan oleh anak-anak. Bahkan ada anak yang masih kelas 5 SD

Permainan Kentrung itu diperagakan anak-anak saat pembukaan pertemuan Forum Anak Bondowoso (FAB). Saat itu para pemain Kentrung mengangkat tema tentang pergaulan remaja. Joke yang mereka bawakan juga tidak jauh dari tema. Yakni tentang pernikahan dini, narkoba hingga seks bebas. "Ini adalah hal baru, sebab biasanya Kemtrung diperagakan hanya beberapa orang, namun saat ini massal," jelas Juanidi, Ketua Group Apreiasi Seni (GAS) yang menjadi pembina Kentrung tersebut.

Karena pertemuan itu membahas remaja, maka pihaknya menyiapkan materi tentang remaja.

Operasi Tulang Belakang Kali Pertama di RS Dr Koesnadi

Tak Perlu Keluar kota,Kita mampu Operasi Ortopedi


ACUNGAN jempol patut diberikan kepada tim operasi tulang belakang dan syaraf di RS dr Koesnadi.Mereka adalah dr Rudi Dewantara Limanto Sp OT dan dr Dian Ika Setyarini Sp An.Keduanya berhasil mengoprasi salah satu pasien yang mengalami patah tulang belakang dan syaraf putus.Nama pasien memang dirahasiakan,namun besar kemungkinan dia tak akan lumpuh lagi setelah menjalani operasi dan perawatan.

NAHAS menimpa warga Bondowoso berumur 50 tahun ini.Saat naik ke sebuah pohon sekitar 5 meter di pekarangan rumahnya,ranting yang di injaknya patah dan dia pun terjatuh.Sialnya,dia jatuh dengan posisi punggung dibawah.

Sejak kejadian itu,dia pun tak bisa bergerak sama sekali.Melihat kejadian itu,anggota keluarga korban membawanya ke IGD dr Koesnadi Bondowoso.Dokter spesialis bedah tukang yakni dr Rudi Dewantara Limanto Sp OT langsung menangani kondisi pasiennya itu."kondisinya amat parah.Pasien mengalami patah tulang belakang.Selain itu,ada syaraf yang putus sehingga mengalami lumpuh total,"terang dr rudi kepada Jawa Pos Radar Ijen,kemarin(1/11).

Melihat kondisi itu,kata dr Rudi,pihaknya meminta izin kepada pihak keluarga pasien untuk melakukan operasi dengan memasang pen dan penyambungan syaraf yang putus,maka pasien akan lumpuh selamanya.